7 bulan yg lalu

Air Mata Krimea: Para Istri Tahanan Politik Gelar Istighosah Dukung 4 Muslim Tatar yang Ditahan Rusia


Lonjakan penahanan wanita Muslim Tatar Krimea, termasuk ibu lima anak, atas tuduhan ‘terorisme’ yang didasari bukti lemah, memicu keprihatinan mendalam dan doa massal dari komunitas yang tertindas

Hidayatullah.com | SUASANA dan keprihatinan mendalam menyelimuti kota Dzhankoy, Krimea, pada Kamis (23/10/2025) ketika puluhan wanita setempat, termasuk para istri tahanan politik, menggelar acara istighosah (doa kolektif memohon pertolongan dan ampunan) secara massal.

Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan moral dan spiritual kepada empat wanita Muslim Tatar Krimea yang baru-baru ini ditahan oleh pasukan keamanan Rusia atas tuduhan ‘terorisme’ palsu.

Keempat wanita yang ditahan dalam operasi penggerebekan massal pada 15 Oktober 2025 tersebut adalah  Esma Nimetullayeva  (40),  Elviza Aliyeva  (20),  Fevziye Osmanova  (21), dan  Nasiba Saidova  (19).

NEW: Crimean Muslim Women Detained By Russian Security Forces

Four Crimean Tatar Muslim women have been detained by Russian authorities after being accused of being members of ‘Hizb-ut-Tahir’, which is banned in Russia.

On 15th October, the Russian security forces (FSB)… pic.twitter.com/RGhRPXLERj

— DOAM (@doamuslims) October 17, 2025

Penahanan ini menjadi titik balik represif di Krimea yang diduduki Rusia. Berdasarkan laporan dari organisasi hak asasi manusia  CrimeaSOS, ini adalah kasus pertama yang diketahui di mana pihak berwenang Rusia mengaitkan mereka dengan tuduhan keterlibatan dalam organisasi, Hizbut-Tahrir.

Istighosah yang digelar di Dzhankoy dipimpin oleh para istri, ibu, dan kerabat para tahanan politik Tatar Krimea yang telah lama ditahan.

Liniza, istri dari tahanan politik Abibulla Smedlyayev, menyampaikan bahwa penahanan ini adalah kelanjutan dari penindasan sistematis terhadap masyarakat mereka.

“Baru-baru...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang