7 bulan yg lalu

Amran Sebut Puluhan Ribu Ton Beras Rusak karena Stok Melimpah


MENTERI Pertanian Amran Sulaiman mengatakan sebanyak 30 ribu cadangan beras pemerintah yang rusak tersimpan di gudang milik Perusahaan Umum Bulog. “Dulu tidak rusak karena berasnya tidak ada, Pak. Sekarang rusak karena melimpah berasnya,” kata Amran dalam agenda “Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan”, di Graha Mandiri, di Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2025.

Amran mengatakan saat ini terdapat sekitar 4,2 juta ton beras yang tersimpan di gudang Bulog. Menurut dia, jumlah cadangan beras pemerintah tersebut merupakan yang terbanyak sejak Indonesia merdeka.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun pada awal tahun ini, melalui Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 Presiden Prabowo Subianto menugaskan Bulog untuk menyerap sebanyak 3 juta ton beras. Hingga 15 Oktober 2025, Bulog telah menyerap sebanyak 3,13 juta ton beras. 

Menurut Amran, dalam realisasinya, Bulog hanya menyerap 8 persen beras. Sementara mayoritas atau 92 persen beras diserap oleh perusahaan swasta. 

Amran juga menyebutkan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang menyatakan Indonesia mengalami peningkatan produksi beras terbesar kedua di dunia. “Sebentar lagi nomor satu,” ujar dia.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan Indonesia tidak akan mengimpor beras hingga Desember 2025. Zulhas—begitu ia disapa—pun membandingkan dengan tahun lalu ketika Indonesia mengimpor sebanyak 4,5 juta ton beras. Dengan nihilnya jumlah impor komoditas pangan tersebut, Zulhas pun menyebut Indonesia sudah swasembada beras.

Menurut Zulhas, capaian produksi beras nasional dipengaruhi sejumlah faktor seperti luas sawah yang mencapai 7,4 juta hektare, program pengairan, dan program pemupukan.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang