1 tahun yg lalu

Analisis Bagaimana Keterkaitan antara Qada dan Qadar dengan Ikhtiar dan Tawakal? Ini Penjelasannya


Analisis Bagaimana Keterkaitan antara Qada dan Qadar dengan Ikhtiar dan Tawakal? Ini Penjelasannya – Mengimani qada dan qadar sudah menjadi kewajiban setiap umat muslim, terlebih kedua hal tersebut masuk ke dalam rukun iman. 

Qada dan qadar merupakan satu kesatuan atau hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Sebab, qada diumpamakan sebagai rencana, sedangkan qadar merupakan bentuk dari perwujudan atau kenyataan yang terjadi. 

Selain itu, keduanya juga memiliki keterkaitan dengan ikhtiar dan tawakal. Berikut, penjelasannya.📚✍️🔍

Hubungan Qada dan Qadar dengan Ikhtiar dan Tawakal 

Baca Juga :

15 Contoh Sikap Optimis, Ikhtiar, Kompetitif dan Tawakal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Qada merupakan kehendak, ketentuan, dan kemauan Allah SWT yang sifatnya tidak bisa diubah, dan telah ditetapkan lebih dulu bahkan sebelum diciptakannya manusia (zaman azali). Sedangkan qadar, merupakan perwujudan dari qada yang sifatnya bisa diubah dengan ikhtiar, doa, dan tawakal. 

Nah, di sinilah keterkaitan ikhtiar serta tawakal, khususnya pada qadar. Ikhtiar menjadi upaya atau usaha yang dilakukan manusia untuk memperoleh apa yang ditujukan. 

Sedangkan, tawakal adalah berserah diri kepada Allah SWT, artinya tindakan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT yang dilakukan setelah adanya usaha dan juga doa dengan maksimal.

Ikhtiar tidak mengesampingkan takdir, dan tawakal bukanlah berarti kita pasrah tanpa adanya usaha. Keduanya justru berjalan beriringan dengan qada dan qadar.

Tidak ada seorang pun di dunia ini tahu apa yang akan terjadi, jadi manusia harus berikhtiar dan berdoa. Manusia berkewajiban untuk dapat berusaha semaksimal mungkin, baru kemudian bertawakal dengan cara menyerahkan hasil sepenuhnya pada Allah SWT, sambil meyakini jika hasil tersebut adalah yang terbaik.

Qada dan qadar menunjukkan jika semua hal telah diatur oleh Allah SWT, dan ikhtiar serta tawakal menunjukkan jika manusia tetap perlu berusaha dan mempunyai tanggung jawab atas pilihannya. 

Manusia tidak boleh berpasrah pada takdir, tetapi juga jangan bersikap sombong dengan apa yang diusahakan. Sebab, Islam mengajarkan untuk selalu seimbang, di mana dalam hal ini ikhtiar menjadi usaha, tawakal menunjukkan kepasrahan dan keimanan, dan qada dan qadar menunjukkan keyakinan akan...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang