Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah hiruk pikuk gaya hidup modern yang serba praktis, ancaman tak kasat mata bernama mikroplastik diam-diam menyusup ke dalam tubuh kita dan berpotensi merusak kesehatan dari dalam.
Partikel plastik berukuran mikro ini, yang berasal dari penguraian sampah plastik, kini ditemukan di mana-mana, mulai dari puncak gunung tertinggi hingga palung laut terdalam, dan yang lebih mengkhawatirkan, di dalam organ-organ vital manusia, termasuk usus dan otak.
Sebuah penelitian yang dilansir oleh Medical News Today menunjukkan korelasi yang mengkhawatirkan antara paparan mikroplastik di dalam usus dengan pola-pola yang terlihat pada kanker kolorektal. Studi tersebut menemukan bahwa mikroplastik dapat mengubah lingkungan di dalam usus menjadi lebih asam.
Perubahan tingkat keasaman atau pH ini pada gilirannya memengaruhi metabolisme mikroba baik di dalam usus. Pola perubahan komposisi mikroba ini ternyata serupa dengan yang ditemukan pada kondisi penyakit gastrointestinal serius, termasuk kanker kolorektal.
Ancaman mikroplastik tidak berhenti di sistem pencernaan. Laporan dari The Guardian menyoroti bagaimana partikel-partikel ini berpotensi "membentuk kembali tubuh dan pikiran kita".
Para ilmuwan telah mendeteksi keberadaan mikroplastik tidak hanya di dalam darah, plasenta, dan paru-paru, tetapi juga telah berhasil menembus sawar darah otak, lapisan pelindung paling kuat di organ pusat kita. Diperkirakan, otak manusia dapat mengandung hingga 5 gram mikroplastik.
Studi pada hewan coba memberikan gambaran yang lebih gamblang mengenai dampak neurologisnya. Tikus yang diberi minum air yang mengandung partikel mikroplastik mulai menunjukkan perubahan perilaku yang menyerupai demensia dan penyakit neurologis lai...

8 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)