7 bulan yg lalu

Closure, Kunci untuk Sembuh dari Patah Hati dan Bisa Melangkah Lagi


Liputan6.com, Jakarta - Hubungan yang kandas atau putus cinta adalah suatu pengalaman yang menyakitkan. Seringkali jika hubungan tidak berakhir dengan jelas akan menimbulkan perasaan yang bingung karena situasinya yang rumit.

Untuk terhindar dari emosi negatif dan sembuh dari perasaan patah hati, hubungan yang berakhir harus dilalui dengan closure atau penutupan.

Closure adalah proses dimana seseorang memahami dan menerima bahwa hubungannya telah berakhir. Pemahaman ini dapat memberikan rasa damai saat seseorang melanjutkan hidupnya meski situasinya kini berbeda dari biasanya. Menurut penelitian, adanya closure dapat mengurangi konflik batin pada seseorang setelah hubungannya kandas.

Closure mungkin berbeda bagi setiap orang. Namun, inti dari closure adalah pemahaman dan penerimaan bahwa hubungan telah berakhir, dan seringkali termasuk alasan mengapa hubungan tersebut berakhir,” jelas Beth Ribarsky, seorang profesor komunikasi interpersonal dan ahli dalam hubungan romantis seperti mengutip Psych Central, Selasa (21/10/2025).

Sementara itu, pekerja sosial klinis berlisensi di Haven Health Management Florida Amerika Serikat, Sal Raichbach, menjelaskan bahwa closure merupakan perasaan atas adanya akhir pada proses berakhirnya suatu hubungan.

Dia juga menambahkan, adanya closure atau penutupan pada akhir sebuah hubungan memungkinkan seseorang untuk lebih memahami apa yang terjadi antara dirinya dan pasangannya. Hal ini dapat membantu proses move on karena tidak ada lagi keraguan atau pertanyaan yang berkeliaran pada diri seseorang.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang