Susi Susanti
, Jurnalis-Selasa, 24 September 2024 |17:53 WIB

G7 memperingatkan bahwa tindakan balasan di Timur Tengah berisiko menyeret kawasan tersebut ke dalam konflik yang lebih luas (Foto: Media miiter Hizbullah)
NEW YORK - Para menteri luar negeri dari Kelompok Tujuh (G7) pada Senin (23/9/2024) memperingatkan bahwa tindakan balasan di Timur Tengah berisiko menyeret kawasan tersebut ke dalam konflik yang lebih luas. G7 menegaskan konflik ini tidak akan menguntungkan negara mana pun.
"Tindakan dan tindakan balasan berisiko memperbesar spiral kekerasan yang berbahaya ini dan menyeret seluruh Timur Tengah ke dalam konflik regional yang lebih luas dengan konsekuensi yang tak terbayangkan," kata G7 dalam sebuah pernyataan setelah bertemu di sela-sela Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB).
"Mereka menyerukan penghentian siklus destruktif saat ini, sambil menekankan bahwa tidak ada negara yang akan memperoleh keuntungan dari eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah,” lanjutnya.
Seperti diketahui, setidaknya 492 orang tewas dalam serangan udara Israel yang intens dan luas yang menargetkan Hizbullah di Lebanon. Kementerian kesehatan negara itu mengatakan serangan ini ...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)