11 bulan yg lalu

Gereja Korea Selatan Alami Peretasan, Tampilkan Bendera Korea Utara Saat Siaran Langsung


Sebuah gereja Protestan lain di Seoul, yaitu Gereja Naesoo-Dong, juga mengatakan kepada AFP bahwa mereka mengalami insiden peretasan serupa tak lama sebelum ibadah YouTube mereka pada Rabu pagi dini hari.

Sebuah video "tidak pantas" ditampilkan selama sekitar 50 detik akibat serangan peretasan, kata Pendeta Oh Shin-young kepada AFP, seraya menambahkan bahwa rekaman tersebut tampaknya tidak berkaitan dengan Korea Utara.

Korea Selatan, yang dikenal luas sebagai salah satu negara dengan konektivitas internet tertinggi di dunia, sudah lama menjadi sasaran peretasan siber oleh Korea Utara, yang telah dituduh melakukan sejumlah serangan besar di masa lalu.

Pihak kepolisian mengumumkan tahun lalu bahwa para peretas Korea Utara berada di balik pencurian data sensitif dari jaringan komputer pengadilan Korea Selatan—termasuk catatan keuangan pribadi—yang berlangsung selama dua tahun.

Data yang dicuri mencapai lebih dari satu gigabita.

Juga pada tahun lalu, badan intelijen Korea Selatan mengatakan bahwa mata-mata Korea Utara menggunakan LinkedIn untuk menyamar sebagai perekrut kerja dan memikat warga Korea Selatan yang bekerja di perusahaan pertahanan, dengan tujuan memperoleh akses terhadap informasi teknologi perusahaan-perusahaan tersebut.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang