Liputan6.com, Sarawak - Pada Maret 1960, 'hujan kucing' melanda Malaysia.
Kucing-kucing berjatuhan dari langit pedesaan Bario di Sarawak, Malaysia. Populasi kucing ini dengan selamat mendarat di desa itu dan berujung menyelamatkan wilayah tersebut dari invasi tikus.
Kucing-kucing tersebut tentunya tidak berjatuhan secara alami atau tanpa alasan.
Melansir dari Force News Selasa (8/10/2024), pada bulan Maret tahun itu, Royal Air Force (RAF) atau Angkatan Udara Britania Raya mengirimkan kucing-kucing tersebut ke Sarawak dalam sebuah operasi yang dinamakan Operation Cat Drop untuk membantu masyarakat Desa Bario mengatasi masalah tikus yang berada di mana-mana.
Para prajurit berbulu tersebut diturunkan dari pesawat menggunakan peti-peti yang terpasang parasut, sehingga mereka dapat dengan aman mendarat dan melakukan operasi mereka untuk membantu membasmi tikus.
Jumlah kucing setempat yang menurun menyebabkan populasi tikus dapat meningkat dengan cepat. Untuk mencegah kerusakan parah pada tanaman-tanaman penting oleh tikus dan untuk mengurangi kemungkinan manusia terjangkit infeksi yang ditularkan oleh hewan pengerat tersebut, maka RAF mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan berupa peti-peti berisi kucing.
Sebuah permintaan untuk kucing diterbitkan di The Straits Times, surat kabar Singapura berbahasa Inggris, pada tanggal 9 Maret 1960. Di situ tertulis, "WANTED: 30 flying cats to rout rats (DICARI: 30 ekor kucing terbang untuk membasmi tikus)."
Masyarakat Kuching, ibu kota Sarawak yang dikenal sebagai Kota Kucing, mengumpulkan 23 ekor kucing untuk membantu masyarakat Bario.
Dipiloti oleh Penerbang Nimmo, dia dan krunya menerbangkan Blackburn B-101 Beverley, sebuah pesawat yang dirancang untuk mengangkut pasukan terjun payung atau perlengkapan melalui pintu pemuatan belakang dengan parasut.
Pilot menjatuhkan 7.000 pon barang termasuk rol getar seberat 800 pon yang digunakan untuk memadatkan tanah dan benih sayuran dalam jumlah besar. Selain itu paket berisi lebih dari "20 kucing untuk berperang melawan tikus yang mengancam tanaman".
Setelah meneri...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)