Liputan6.com, Vienna - Timur Tengah terancam mengalami bencana nuklir jika Israel menyerang fasilitas nuklir Iran di selatan, tepatnya di Bushehr. Demikian peringatan kepala badan pengawas nuklir PBB pada Jumat (20/6/2025).
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa meskipun belum terdeteksi radiasi sejauh ini dari serangan militer Israel yang telah berlangsung selama sepekan terhadap Iran, risikonya tetap tinggi, terutama jika Bushehr menjadi sasaran.
"Negara-negara di kawasan telah menghubungi saya secara langsung dalam beberapa jam terakhir untuk menyampaikan kekhawatiran mereka dan saya ingin menegaskan dengan sangat jelas — jika terjadi serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, hantaman langsung akan menyebabkan pelepasan radioaktif dalam jumlah yang sangat tinggi," kata Grossi seperti dilansir CNA.
Reaktor Bushehr, yang terletak di selatan Iran, merupakan pembangkit nuklir sipil pertama di Timur Tengah dan menyimpan ribuan kilogram material nuklir. Grossi memperingatkan bahwa hantaman langsung atau bahkan kerusakan pada jalur listrik yang menyuplai fasilitas tersebut dapat memicu kehancuran inti reaktor.

11 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)