Liputan6.com, Tel Aviv - Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menghambat kemampuan Iran untuk memperoleh senjata nuklir setidaknya hingga tiga tahun. Dia mengisyaratkan bahwa Israel bisa menjadikan perubahan rezim di Iran sebagai tujuan resmi perang.
"Menurut penilaian yang kami dengar, kami sudah menunda setidaknya dua hingga tiga tahun kemungkinan mereka memiliki bom nuklir," kata Saar kepada surat kabar Jerman Bild dalam wawancara yang diterbitkan dan disiarkan pada Sabtu (21/6/2025), seperti dilansir The Times of Israel.
Saar menolak diplomasi dengan Iran dan mengatakan IDF akan terus menyerang negara tersebut.
"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menghapus ancaman ini," ujarnya.
Dia juga menyebutkan bahwa Israel memiliki tiga tujuan perang di Iran: menargetkan program nuklirnya, produksi rudal, dan para pejabat tinggi.
"Dewan Keamanan Nasional (Israel) belum menetapkan perubahan rezim sebagai tujuan dalam perang ini. Setidaknya belum," sebut Saar.
Dia menolak untuk mengatakan apakah Israel akan berusaha membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, "Kami tidak pernah mengungkapkan terlebih dahulu apa yang akan kami lakukan."

11 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)