Jakarta (ANTARA) - Konflik yang melanda Sudan sejak April 2023 telah berkembang menjadi perang saudara berkepanjangan, mengubah negara itu menjadi salah satu wilayah dengan krisis kemanusiaan di dunia.
Pertempuran yang awalnya hanya perebutan kekuasaan antara dua faksi militer, kini melibatkan negara luar, menghancurkan kota-kota besar, dan memaksa jutaan warga hidup dalam kelaparan dan pengungsian.
Perang bermula pada 15 April 2023, ketika bentrokan pecah di Khartoum antara Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) yang dipimpin Jenderal Abdel Fattah al-Burhan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang dikomandoi Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo (Hemedti).
Kedua pihak saling menuduh sebagai pemicu ledakan dan serangan pertama. Konflik yang awalnya soal perebutan kekuasaan itu kemudian meluas menjadi perang saudara di seluruh negeri.
Seiring berjalannya waktu, muncul dugaan keterlibatan negara lain yang memperparah situasi. Uni Emirat Arab (UEA) dituding memasok senjata kepada RSF, meskipun telah dibantah.
Namun, laporan Dewan Keamanan PBB menemukan adanya peralatan militer buatan Inggris yang disuplai melalui jalur UEA. Selain itu, juga adanya dukungan finansial hingga pasukan bayaran kepada RSF dari UEA.
Baca juga: Pejabat senior PBB sesalkan sikap apatis terhadap kekejaman di Sudan
Di sisi lain, Iran dan Turki diduga mendukung SAF dengan mengirim senjata dan drone tempur melalui penerbangan kargo militer, termasuk Mohajer-6, sejak akhir 2023.
Konflik ini berakar dari sejarah panjang ketidakstabilan politik Sudan. Sejak merdeka pada 1956, Sudan diwarnai ketegangan antara wilayah utara yang lebih makmur dan selatan yang terpinggirkan.
Perang saudara yang berlangsung sejak 1983 berakhir dengan pemisahan Sudan Selatan pada 2011. Namun, kekacauan politik tetap berlanjut di Sudan utara di bawah rezim Omar al-Bashir, yang berkuasa lewat kudeta pada 1989 dan membentuk RSF dari milisi Janjaweed untuk menumpas pemberontakan di Darfur pada 2003.
Kekuasaan otoriter Bashir akhirnya tumbang pada April 2019 melalui kudeta gabungan antara Al-Burhan dan Hemedti. Namun, aliansi...

7 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)