1 tahun yg lalu

Malaysia-Indonesia Pererat Sinergi Majukan Industri Halal ASEAN


Liputan6.com, Jakarta - Halal Development Corporation Berhad (HDC), sebuah lembaga di bawah Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia (MITI), terus berupaya memperkuat jejak Malaysia di industri halal dengan menyelenggarakan "Malaysia-Indonesia Halal Industry Collaboration Roundtable". Pertemuan tingkat tinggi, yang diadakan di Jakarta pada Selasa (22/4/2025), ini merupakan langkah strategis dalam memajukan kerja sama produk halal ASEAN.

Acara ini menghimpun pemangku kepentingan kunci dari Malaysia dan Indonesia untuk mengeksplorasi peluang dalam meningkatkan perdagangan bilateral, investasi, dan integrasi rantai pasok di sektor ekonomi halal.

"Kolaborasi antara negara-negara ASEAN sangat penting untuk memperkuat konektivitas regional dan meningkatkan posisi Asia Tenggara dalam ekonomi halal global," ungkap Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.

Kolaborasi Malaysia-Indonesia

Malaysia dan Indonesia memiliki kemitraan jangka panjang di sektor halal, didorong oleh tujuan bersama untuk menyelaraskan standar dan meningkatkan arus perdagangan.

Pada Juni 2023, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia menandatangani perjanjian pengakuan bersama sertifikat halal. Perjanjian ini mempermudah akses pasar dengan menghilangkan proses sertifikasi ganda, sehingga memperlancar perdagangan produk halal antar kedua negara.

Selain kesepakatan formal, kolaborasi kelembagaan seperti Malaysia–Indonesia Halal Forum & Industry Engagement pada 2023 semakin mempererat hubungan, memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas. Kedua negara juga bekerja sama melalui platform multilateral seperti ASEAN Working Group on Halal Food (AWGAF) dan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), memperkuat komitmen bersama dalam memajukan ekonomi halal regional.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang