11 bulan yg lalu

Pakistan Calonkan Trump Sebagai Peraih Nobel Perdamaian 2026


Liputan6.com, Islamabad - Pakistan memutuskan untuk secara resmi merekomendasikan Presiden Donald Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian 2026. Hal ini disebut sebagai pengakuan atas intervensi diplomatiknya yang tegas dan kepemimpinannya yang menentukan selama krisis India-Pakistan baru-baru ini.

"Komunitas internasional menyaksikan secara langsung agresi India yang tidak beralasan dan melanggar hukum, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Pakistan. Serangan tersebut menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil yang tak berdosa, termasuk perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia. Dalam menjalankan hak dasarnya untuk membela diri, Pakistan meluncurkan Operasi Bunyanum Marsoos—sebuah respons militer yang terukur, tegas, dan presisi, dilaksanakan secara hati-hati untuk mengembalikan efek jera dan mempertahankan integritas wilayahnya, sembari secara sadar menghindari korban dari kalangan sipil," sebut pernyataan pemerintah Pakistan soal rekomendasinya atas Trump untuk meraih Nobel Perdamaian 2026, yang disampaikan via platform media sosial X.

"Di tengah gejolak regional yang memuncak, Presiden Trump menunjukkan pandangan strategis yang luar biasa dan kenegarawanan yang cemerlang melalui keterlibatan diplomatik yang intens dengan Islamabad dan New Delhi, yang berhasil meredakan situasi yang memburuk dengan cepat, mengamankan gencatan senjata, dan mencegah konflik yang lebih luas antara dua negara bersenjata nuklir—yang jika terjadi, akan membawa konsekuensi bencana bagi jutaan orang di kawasan dan di seluruh dunia. Intervensi ini menjadi bukti nyata perannya sebagai pembawa damai sejati dan komitmennya terhadap penyelesaian konflik melalui dialog."

Lebih lanjut, pernyataan yang sama menyebutkan, "Pemerintah Pakistan juga mengakui dan sangat menghargai niat tulus Presiden Trump untuk membantu menyelesaikan sengketa yang telah berlangsung lama mengenai Jammu dan Kashmir antara India dan Pakistan—sebuah isu yang menjadi inti dari ketidakstabilan regional. Perdamaian yang berkelanjutan di Asia Selatan akan tetap...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang