KEPOLISIAN Resor Tasikmalaya Kota menangkap pengemudi Mobil Mitsubishi Pajero berpelat dinas Polri yang viral beberapa waktu lalu. Pengemudi Pajero itu terekam melaju secara ugal-ugalan di Jalan Layang Pasupati, Kota Bandung.
Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Moch Faruk Rozi menyatakan, polisi masih melakukan penyelidikan. "Sedang diperiksa dulu, masih interogasi,” kata Faruk pada Minggu, 20 Oktober 2025.
Menurut Faruk, pelaku berinisial AR hanya sekadar sopir. Sedangkan pemilik asli kendaraan diketahui berinisial I. "Mereka warga kami (Kota Tasikmalaya), keduanya bukan anggota Polri,” ucap Faruk.
Polisi telah menyita pelat nomor dinas polisi palsu, serta strobo dan sirene yang terpasang di mobil tersebut. “Strobo, pelat nomor dan sirine sudah dicopot. Untuk pelat nomor kami sita supaya tidak dipergunakan lagi,” ujar Faruk.
Faruk mengatakan, kepolisian kini tengah mendalami motif serta cara pelaku mendapatkan pelat dinas palsu itu. “Pelat nomor Polri itu katanya mencetak random aja, mungkin ya namanya masyarakat, tapi sedang kami dalami,” kata Faruk.
Sopir Pajero tersebut telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf kepada institusi Polri karena telah menggunakan pelat nomor palsu yang tidak sesuai peruntukannya.
Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) menyatakan pengemudi Pajero berpelat dinas polisi yang viral di media sosial bukan anggota Polri. "Pengemudi Pajero hitam berpelat Polri itu bukan anggota Polri," demikian bunyi pernyataan Divisi Propam Polri di akun X, @Divpropam, dikutip pada Ahad, 19 Oktober 2025.
Kepolisian telah mengecek nomor pelat dinas yang terpasang di mobil Pajero berkelir hitam i...





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)