1 tahun yg lalu

Peningkatan Radikalisme di Bangladesh Berpotensi Pengaruhi Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara


Liputan6.com, Dhaka - Laporan peningkatan radikalisme yang meningkat di Bangladesh dinilai memilihi efek limpahan pada lingkungan sekitar, terutama pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang telah memiliki populasi Muslim.

Situs Firstpost.com menyebut, Bangladesh dulunya menjadi tempat yang relatif lebih aman bagi kaum minoritasnya, khususnya kaum minoritas Hindu, yang kini terancam oleh organisasi Islam radikal seperti Jamaat-e-Islami.

Pemerintah Bangladesh pada Kamis (1/8/2024) melarang keberadaan partai oposisi Jamaat-e-Islami, sayap mahasiswanya Islami Chhatra Shibir, dan organisasi asosiasi lainnya berdasarkan Undang-undang Antiterorisme Tahun 2009. Demikian bunyi perintah resmi. Menurut pemberitahuan dari surat kabar yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, larangan tersebut akan berlaku segera.

Langkah terbaru pemerintah Bangladesh diambil setelah negara Asia Selatan itu mengalami protes reformasi kuota pegawai negeri sipil (PNS) yang diwarnai kekerasan.

Melansir kantor berita AP, Sabtu (3/8), sejak 15 Juli, setidaknya 211 orang tewas dan lebih dari 10.000 orang ditangkap di seluruh negeri

Pemerintah menyalahkan partai oposisi, termasuk Jamaat-e-Islami, atas kekerasan selama demonstrasi.

"Keputusan untuk melarang Partai Jamaat-e-Islami sudah tertunda sejak lama," kata Menteri Hukum Bangladesh Anisul Huq kepada Anadolu.

Hubungan antara ekstremis Bangladesh dan Asia Tenggara kini dinilai semakin berkembang, didorong oleh meningkatnya perpindahan penduduk di seluruh wilayah.

Migran Bangladesh yang bekerja di Singapura dan Malaysia dilaporkan pernah merekrut rekan kerja untuk melakukan kekerasan di rumah -- sebagian kecil dari pekerja luar negeri negara tersebut, dikutip dari laman Time of Oman.

Banyak yang menjadi pendukung Ansarullah Bangla Team (ABT), sebuah kelompok yang bertanggung jawab sejak 2013 atas beberapa serangan fatal terhadap aktivis sekuler.

ABT, yang menamakan dirinya Ansarul Islam, adalah sayap al-Qaeda di Subbenua India (AQIS) di Bangladesh.

Sementara itu, pemerintahan Sheikh Hasina Wajed mengambil tindakan keras terhadap kelompok-kelompok seperti ABT.

Sekarang setelah pemerintahan AL dipaksa ke...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang