7 bulan yg lalu

Puluhan Penipu di Brasil Raup Untung Besar, Jual Doa Mujizat Buatan AI ke Umat Beriman


Liputan6.com, Brasilia - Kasus penipuan unik di Brasil tengah jadi sorotan publik. Polisi setempat menangkap 35 orang pelaku yang terlibat dalam skema penjualan doa buatan kecerdasan buatan (AI) dengan harga rata-rata 10 dolar AS atau sekitar Rp145 ribu per doa.

Kelompok penipu ini beroperasi dari kota Nilopolis, di wilayah Baixada Fluminense, Brasil, selama dua tahun sebelum akhirnya digerebek polisi, dilansir dari Oddity Central, Minggu (19/20/2025).

Mereka menjalankan semacam pusat panggilan (call center) yang menarget umat Katolik melalui sambungan telepon, menggali informasi pribadi korban, lalu menawarkan doa khusus yang diklaim bisa menyembuhkan penyakit dan membawa keberuntungan.

Beberapa korban mengaku terkesan dengan doa yang mereka dengar hingga membeli lebih banyak lagi. Tak sedikit yang kemudian rela membayar jumlah besar karena percaya tengah menerima pertolongan ilahi.

Kepolisian Sipil Rio de Janeiro menyebut, kecerdasan buatan menjadi alat utama para pelaku dalam menjalankan aksinya.

Doa Buatan AI

Dengan bantuan AI, mereka mampu menulis doa menyentuh dan terasa personal untuk setiap korban.

"Teknologi AI sebenarnya bisa membantu banyak orang, tapi di tangan yang salah justru menimbulkan masalah besar," ujar pihak kepolisian.

Para pelaku menjerat korban lewat media sosial. Seorang "pendeta" palsu, yang disebut sebagai pimpinan kelompok, rutin mengunggah pesan rohani dan mengajak pengguna untuk menghubunginya guna menerima "mujizat" atau "wahyu ilahi".

Setelah korban percaya, operator call center melanjutkan penipuan dengan menjual doa-doa ajaib tersebut.

Sebanyak 35 tersangka kini dijerat pasal penipuan dan konspirasi kriminal. Polisi juga mengimbau para korban lain untuk datang ke Kantor Polisi Nilopolis agar laporan bisa diperkuat.

Setelah menyelidiki lebih lanjut, polisi menyimpulkan keberhasilan modus penipuan mereka terbantu oleh teknologi AI yang terus berkembang dan mampu menyesuaikan gaya bahasanya dengan setiap korban, sehingga doa yang dihasilkan terdengar sangat meyakinkan.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang