Lewat sampel ini, para peneliti bisa mempelajari secara rinci bagaimana galaksi berkembang dalam kelompoknya selama 12 miliar tahun waktu kosmik. Gugus galaksi bukan sekadar kumpulan bintang dan planet.
Mereka adalah struktur kosmik besar yang terdiri dari galaksi-galaksi yang saling terikat oleh gravitasi, dipenuhi materi gelap, gas panas, dan sering kali memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya. Sebagian besar galaksi hidup dalam lingkungan sosial kosmik ini, baik dalam grup galaksi yang terdiri dari 3 hingga puluhan galaksi maupun gugus/kluster galaksi yang bisa mencakup ratusan bahkan ribuan galaksi.
Sebagai contoh, Bima Sakti adalah bagian dari Local Group, bersama galaksi Andromeda, Triangulum, dan sekitar 54 galaksi kecil lainnya. Kelompok ini sendiri berada dalam struktur yang lebih besar bernama Supergugus Virgo, yang merupakan bagian dari jaringan kosmik yang luas.
Penemuan ini tidak hanya menyoroti kemampuan James Webb dalam menggali masa lalu alam semesta, tetapi juga memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana struktur besar terbentuk dan berevolusi. Dengan informasi baru ini, para ilmuwan dapat mengembangkan model kosmologis yang lebih akurat, menyingkap rahasia formasi galaksi, serta memahami peran materi gelap dan energi gelap dalam pembentukan semesta.
(Tifani)

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)