9 bulan yg lalu

Viral Link Video Matahari Jatuh di Aceh Diburu Netizen, Benarkah Kejadian Ini?


Viral Link Video Matahari Jatuh di Aceh Diburu Netizen, Benarkah Kejadian Ini? – Beberapa waktu lalu, video pendek yang diduga terjadi di Aceh ramai diperbincangkan.  

Video tersebut memperlihatkan fenomena langit yang berwarna kemerahan pada siang hari, bahkan muncul narasi tentang “matahari jatuh” yang beredar.

Namun, apakah hal ini benar-benar terjadi? Lalu, bagaimana dengan penjelasan ilmiahnya? ☀️📱🔍

Tentang Langit Kemerahan di Langit Aceh yang Viral

Baca Juga :

Ayah Rima Mempunyai 5 Anak yaitu Rara Riri Ruru Rere Tahukah Kamu Siapa Anak Kelimanya? Jawaban Test IQ

Hal ini berawal dari beredarnya video fenomena langit memerah di siang hari dan diklaim peristiwa tersebut terjadi di Aceh. Hal ini memunculkan narasi “matahari jatuh” yang semakin ramai dibicarakan. 

Bahkan, kabar ini juga memicu berbagai video editan lainnya yang memperlihatkan gambaran matahari jatuh di sekitar rumah warga. 

Namun, perlu dipahami jika hal tersebut tidak benar, sebab terlihat dengan jelas jika video-video tersebut adalah editan warganet. Lalu, bagaimana dengan warga kemerahan dari langit yang terjadi? 

Mengenai hal ini, Prof. Husin Alatas selaku Guru Besar Fisika Teori IPB University menjelaskan jika secara ilmiah tentang “matahari jatuh” adalah tidak benar. Matahari sendiri merupakan bintang dengan radius 110 kali radius Bumi.

Tidak hanya itu saja, Matahari juga mempunyai mempunyai volume 1,3 juta kali Bumi dan jaraknya dari Bumi sekitar 150 juta kilometer, sehingga mustahil jika dikatakan Matahari jatuh ke Bumi.

Warna kemerahan yang tampak pada video yang beredar, kemungkinan besar karena atmosfer mengandung konsentrasi tinggi aerosol atau debu halus, misalnya akibat dari asap kebakaran, polusi, atau debu vulkanik. 

Berbagai partikel tersebut kemudian mampu menyerap cahaya ungu serta biru, dan juga lebih banyak dapat memantulkan cahaya jingga dan merah.

Lalu, adanya kombinasi dari penyerapan selektif dan ‘hamburan Mie’ kemudian akan membuat langit tampak berwarna merah walaupun Matahari masih tinggi, jelas Prof. Husin Alatas.

Baca Ju...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang